” Berdoalah , maka doamu akan di kabulkan ” pernyataan itu ada di sebagian besar Kitab-kitab agama di bumi ini. tapi ada juga yang meyakini pernyataan ” Hati-hati dengan doamu ( becarefull with what your wish ) “.
Pada dasarnya doa adalah kekuatan pikiran. Pada saat kita berdoa ada satu keinginan di pikiran kita yang kita tuangkan dalam bentuk doa, secara tidak sadar keinginan itu melekat dalam jiwa, dalam tingkah laku, dalam keputusan-keputusan kita. Doa bisa jadi bentuk program aplikasi yang meng eksekusi tindakan kita menuju satu keinginan. Itulah kehebatan Doa
Ketika seseorang menginginkan lebih dari yang dia dapat, tanpa sadar dia telah berdoa. Dan menjadikan keinginannya sebagai tekad. Hanya terkadang dia belum menemukan jalan yang tepat untuk mencapai tujuannya.
Tujuan atau cita-cita merupakan rangkaian estafet tanpa garis finish. Ketika saya ingin menuju / meraih titik B, saya melihat ada titik C yang ingin saya raih. ketika sampai titik C, ada titik D yang saya kejar. Begitu seterusnya sampai tidak terbatas.